Rumput Akar Panjang

Rumput Akar Wangi/Vetiver Penahan Erosi

Vetiver akarnya yang panjang bisa mencapai 3 meter dan sangat kuat menahan tanah, rumput vetiver penanamannya seperti di tebing jalan tol, di samping tebing jalan kereta api, area bukit Menjaga sumber air pegunungan dari erosi Vetiver dapat tumbuh di lahan kering sekalipun mengandung pasir Akarnya pengendali erosi. RUMPUT VETIVER Rumput vetiver , atau akar wangi, dapat tumbuh di perbukitan, daratan rendah bahkan di daerah rawa, atau pada tanah yang kondisinya buruk ( bekas tambang ) baik di daerah dengan curah hujan rendah maupun curah hujan tinggi. akar mencapai 3 meter. Hal ini sangat membantu menstabilkan tanah, vetiver dengan akarnya yang panjang menghujam kedalam tanah dapat di jadikan alternatif pengendalian longsor yang cukup murah, caranya adalah dengan menanamnya sebagai strip rumput yang di tanam dengan cara memotong lereng atau mengikuti kontur. Jarak strip atau penanaman yaitu 20 cm tiap titik di isi dengan bibit ( pe rumpun ) rumput vetiver

Ya mungkin untuk jangka pendek bisa. Tetapi tetep untuk pencegah longsor yang bagus untuk jangka panjang ya pohon

hambatan."Kalau bebas hambatan seperti di kolam atau sungai mungkin bisa enam meter," katanya.

Kalau ditanam di media tanah, menurut dia, akar vetiver bisa mencapai kedalaman satu sampai 1,5 meter. "Untuk menghasilkan panjang (akar) 1,5 meter saja harus di polybag," katanya.


Akar tumbuhan itu, ia melanjutkan, bisa menembus bebatuan dan punya kekuatan menahan erosi atau tanah longsor sekuat seperenam kawat baja. "Satu satunya tanaman yang akarnya serabut namun berkekuatan 1/6 kawat baja adalah vetiver system," katanya.

Namun tanaman itu hanya bisa bertahan hidup selama sekitar sembilan bulan. "Setelah itu mati," kata Supriyanto.


jenis pepohonan yang memiliki akar lebih kuat dan lebih dalam untuk mencegah longsor. "Sebenarnya kalau untuk penahan erosi itu rumput-rumputan saja cukup. Erosi kan erosi permukaan saja. 


longsor itu kena lapisan kedap, jadi antara lapisan tanah dengan lapisan batu. Lapisan itu yang sebenarnya kayak terpisah antara batu dengan tanah. Nah begitu dia bergerak, ya sudah longsor semuanya. Satu-satunya penahan adalah pohon yang mempunyai akar lebih dalam dan mampu menerobos bebatuan," i

Kalau vetiver itu nggak bisa menembus batuan dalam. 


pepohonan jenis tanaman keras yang punya nilai ekonomis dan ekologis.

Pohon-pohon itu adalah Alpukat, Nangka, Cempedak, Matoa, Sukun, Aren, Rasamala, Puspa, cempaka,

Mindi, Ketapang, Jabon Putih, Beringin, Sempur, Mahoni, Gandaria dan Kayu Putih. Selain itu, Kenanga, Sagu, Sereh Wangi, Kopi, Bambu, Kenari, Kemiri, Pala, Manggis dan sejumlah tanaman endemik lainnya.

punya kekuatan akar yang lebih besar untuk menahan longsor karena bisa menembus kedalaman tanah dan bebatuan.

tanaman vetiver memiliki kegunaan lainnya, yakni mereduksi pencemaran limbah kimia, mercuri dan limbah medis. Dr Jossep Frederick William dari Medicuss Group Bandung menjelaskan akar vetiver bisa mengikat racun yang ada di lingkungan pertanian dan DAS atau pertambangan emas rakyat, yang tercemar limbah.

"Jika ditanam di kawasan yang mengandung limbah, setelah 3-6 bulan, vetiver berubah jadi golongan B3.








Rumah Modern Klasik Mediterania/Eropa Klasik

Jenis-jenis Model Bangunan/Rumah di Indonesia: Arsitektur Modern Klasik Mediterania/Eropa Klasik


Desain dengan nuansa elegan dan mewah bernuansa klasik Eropa ini banyak diminati masyarakat Indonesia yang menginginkan nuansa santai dan megah di rumah mereka. Rumah bergaya Mediterania populer dan memiliki banyak peminat di Indonesia awal sekitar tahun 1990an. Desain yang berasal dari wilayah mediterania Eropa ini telah banyak beradaptasi dengan iklim tropis lembab di Indonesia.


Kontributor utama untuk desain rumah klasik gaya Mediterania adalah gaya Italia dan Yunani, meskipun ini mungkin telah mengambil beberapa konsep dari Spanyol dan kadang-kadang diberi label sebagai Spanyol Modern. Daerah-daerah yang termasuk kawasan Mediterania umum beriklim panas. Dengan kondisi iklim yang demikian umumnya rumah di kawasan Mediterania berdinding tebal yang fungsinya untuk melindungi panas di siang hari dan tetap hangat pada malam hari. Kehadiran pilar-pilar tinggi yang kokoh dan berdiameter besar mempunyai ciri khasnya tersendiri yang membuatnya unik dibanding desain lainnya. 


Adapun negara yang pertama kali memperkenalkan arsitektur Mediterania adalah Spanyol,  Portugal dan beberapa negara lainnya di daerah Mediterania pada sekitar abad ke-16. Arsitektur Mediterania berkembang pesat dan populer di Amerika Utara,  seiring aktivitas ekspansinya/migrasi orang Eropa dan perkembangan negara Amerika, terutama negara Florida yakni pada tahun 1918 hingga 1940.Oleh karena itu, tak heran bila desain rumah Mediterania pun begitu banyak diadaptasi di negeri Paman Sam.


Secara spesfik asal gaya arsitektur Mediterania ini sulit untuk diungkapkan. Karena wilayah Mediterania itu sendiri begitu luas, meliputi tiga benua (Eropa, Afrika dan Asia) yang mengelilingi Laut Tengah. Dari Eropa yang termasuk wilayah Mediterania meliputi Spanyol, Prancis Selatan, Italia dan Yunani. Sedangkan untuk benua Asia adalah Turki dan Timur Tengah. Sementara di benua Afrika meliputi Mesir dan semua negara di Afrika Utara yng memiliki pantai yang menghadap ke Laut Tengah; yang sering disebut negara-negara Maghribi yaitu Marokko, Aljazair, Tunisia dan Libya.


Rumah Mediterania Modern Klasik Eropa 


Rumah Mediterania Modern Klasik bergaya Yunani (Greece) → Atena (Athens)

Lantai 2 ↓





 


Rumah Mediterania Modern Klasik bergaya Yunani (Greece) → Atena (Athens)

Contoh 1 Lantai 


Rumah Mediterania Modern Klasik bergaya Yunani (Greece) → Santorini


Rumah Klasik bergaya Yunani (Greece) → Santorini



Rumah Mediterania Modern Klasik bergaya Italia (Italy) 
Lantai 3 



Rumah Mediterania Modern Klasik bergaya Italia (Italy)
Lantai 2 



Rumah Mediterania Modern Klasik bergaya Italia (Italy) 
Lantai 1 



Rumah Klasik Italia (Italy)



Rumah Klasik Spanyol (Spain) 


Rumah Klasik Prancis (French)