Labengki & Sombori, Kendari

Kunjungan pertama Velly ke rumah Oma Opa di Kendari, saat Velly berumur 1 Tahun 4 Bulan, hampir 3 minggu lamanya di sana karena kunjungan pertama.

Mumpung saya dan suami belum liburan pertahun 2019 (tidak dihitung ke Jakarta karena award/urusan kantor, atau pulang kampung ke Toraja setiap tahun) sehingga kami memilih liburan ke Labengki Sombori saja, sekalian bisa titip Velly di rumah Oma Opanya.


Sebelum saya memilih paket yang memang sudah disediakan, saya membandingkan dulu dengan standartnya:

👒 Pemilihan rute ada 3 pilihan (bisa dilihat di Map). (Kami pergi kami pakai rute kuning, pulang kami pakai rute merah.)

👒 Pemilihan kapal ada 2 pilihan, kapal cepat dan kapal lambat/kayu. (Kami memakai kapal cepat.) Recomended pakai kapal cepat saja agar efisien waktu, karena perbandingan kapal cepat dan kapal lambat memakan 2x waktu.

👒 Pemilihan tempat tinggal ada 5 pilihan. Labengki Nirwana Resort, Labengki Beach Hut, Penginapan di Balai Desa, ada beberapa penginapan/villa kecil yang aku lihat di pinggir pantai Labengki, penginapan/villa kecil yang aku lihat di pinggir pantai Sombori. (Kami memilih di Labengki Beach Hut karena semua sudah paketan sudah diaturkan dari akomodasi (kapal), makanan (3x sehari) tempat tinggal (2 malam 3 hari)


Cerita tentang perjalanan kami,Diawali dengan naik Grab dari Kota Kendari ke Pelabuhan Tanasa' selama 1 jam. Dijemput oleh Penginapan menggunakan Kapal Cepat dari Pelabuhan Tanasa' ke Pulau Labengki selama 1 jam (jalur kuning pada map). Tiba penginapan checkin dulu, di beri pilihan oleh pemandu mau jalan-jalan kemana dulu (komunikasi dengan pemandu kapal penting, biar kemauan kita diikuti). Karena aku lebih tertarik Sombori daripada Labengki, jadi aku mau ke Sombori lebih dulu, sekalian aku bawa makanan dari penginapan di atas kapal (Yang paling aku suka dari pilihanku mengambil paket di Labengki Beach Hut adalah kita diberikan bekal di atas kapal selama perjalanan menyusuri laguna demi laguna. Variasi makanan lengkap dan enak).



Hari Pertama kami fokus jelajah Sombori dan aku jatuh cinta dengan tempat itu. Kalo ke sana untuk ke dua kalinya aku sepertinya akan nginap di Sombori. Aku suka suasana tenang, laut biru turkis, laguna-laguna, dan isi laut di sana.





 


Hari Kedua sama seperti hari sebelumnya, dengan tujuan perjalanan yang berbeda. Ketika kapal  sedang jalan, kalo ketemu bawah laut bagus, kapal akan berhenti, menyelam/snorkling di titik itu, kalo sudah puas, lanjut lagi ke titik lain.
Jadi akan selalu siap basah-basahan di sepanjang perjalanan. Susah foto cantik rambut basah, baju basah, jadi curi waktu foto cantik di pagi hari sebelum menyelam.
Penting bawah alat-alat berenang/menyelam yang lengkap, biar tidak rugi sudah jauh-jauh. (Bisa juga bawa alat pancing, jika memang gemar memancing).
Di tengah perjalanan, dapat view dan suasana yang bagus untuk sandarkan kapal, aku minta untuk makan bareng di situ (makan siang bisa direquest di penginapan untuk dibawa di atas kapal). Duduk santai sambil makan siang, lihat pemandangan indah, lihat ikan dan isi laut yg transparan karena airnya jernih dan suasana yg tenang jadi pengalaman tersendiri yang tidak terlupakan.


Pulang dari Sombori ke penginapan Labengki, sudah sore menjelang malam. Permukaan air berkilauan krn pantulan sinar matahari. Puncak2 gunung batu membuat bayangan matahari terlihat bergerak berirama bersamaan dengan kapal melaju cepat sepanjang perjalanan pulang. Air laut menyembur sesekali karena kecepatan kapal.


Tiba di penginapan segera setelah mandi, kami makan malam yang sudah di siapkan di restaurant pinggir pantai di penginapan. (Sebelum pulang, kami membeli lobster besar di rumah warga untuk dibawa ke penginapan minta dimasakkan untuk makan malam). Sambil menikmati pemandangan gerhana bulan merah di tengah laut. Ini ketiga kaliku melihat gerhana bulan merah, tapi kali ini bulan terasa begitu dekat/besar karena terlihat di tengah laut. Setelah gerhana bulan merah hilang berganti warna kuning terang, seperti lampu sorot menyinari tengah laut. Suanasa malam di tepi pantai dengan backround lagu "stuck on you" begitu berbeda.



 









Hari ketiga kami berenang di dalam goa/gunung batu. Ada 3 goa/gunung batu yang unik yang sulit ditemukan di tempat lain.
1. Goa ini memiliki 2 pintu kanan dan kiri yang tinggi, dan kita bisa berenang di dalamnya.
2. Goa ini hanya setinggi sekitar 70cm. Cara memasukinya harus merayap sejauh kurang lebih 100 meter lalu akan mendapatkan sebuah laguna di dalamnya yang menyerupai danau.
3. Gunung batu yang tinggi berupa bukit dengan batu-batuan runcing dan tajam. Untuk mencapainya harus mendaki dengan hati-hati setinggi kurang lebih 6 meter. Di dalamnya ada laguna menyerupai danau berwarna hijau kebiruan pekat. 







Sudah 3 hari berada di dalam pulau, saatnya kembali ke Kota Kendari. Kami naik kapal sebelum sore dikarenakan perjalanan yang jauh, agar ombak belum muncul dalam perjalanan. Perjalanan kapal cepat sekitar 2 jam sampai tiba di pelabuhan Kota Kendari (jalur merah pada Map). 

baca juga: 

Potty Seat Puku Vs Motif Disney Online Shop

Valerie pertama kali menggunakan dudukan Toilet Training, Potty Seat umur 5 bulan, tepat aku hire Baby Sitter Pro dari Yayasan. Pertimbangan dari pengalaman-pengalaman Susternya:

1. Potty Seat Baby:
Kelebihan:
🚽 Tidak terlalu tinggi, tidak capek pegang bayi yg lagi BAB
🚽 Gampang dipindahkan sehingga memudahkan jarak bayi saat mau BAB

Kekurangan:
🚽 Makan tempat krn ukurannya besar
🚽 2x membersihkan kotoran, artinya cebok di tempat lain, kotoran dipindahkan dari potty seat ke toilet dewasa,  lalu Potty Seatnya dibersihkan.

2. Portable Potty Seat:
Kelebihan:
🚽 Tidak makan tempat
🚽 1x membersihkan kotoran, langsung cebok di toilet, kotoran juga lgsg dibuang di toilet.

Kekurangan:
🚽 Karena toilet dewasa tinggi, jadi pegang bayi sambil BAB lumayan capek.

Karena rekomendasi susternya, akhirnya aku beli saja Portable Potty Seat atas pertimbangan di atas. Pertama kali aku belikan Valerie, Potty Seat model lucu2 yg jual Shopee, motif Disney. 3 bulan pakai model itu lalu pindah ke Puku beli di Transmart/Carrefour. Perbandingannya:

1. Potty Seat Portable Puku (aku nyaman pakai ini)
Kelebihan:
🚽 Bahan full plastik, gampang di cuci
🚽 Model lekukan pas untuk membuat pantat nyaman untuk duduk lama
🚽 Model lekukan lembut (tidak ada yg terlalu tajam) membuat gampang dibersihkan
🚽 Dudukan bagian bawah ada karet sehingga tidak bergeser dengan dudukan toilet dewasa
🚽 Gampang belinya karena ada di jual di Carrefour

Kekurangan:
🚽 Tidak ada motif lucu, hanya warna polos

2. Potty Seat Portable Shopee
Kelebihan:
🚽 Banyak motif lucu
🚽 Pakai Gabus empuk di dudukannya

Kekurangan:
🚽 Dudukannya flat, bikin pantat sakit kalau duduk lama
🚽 Motifnya bisa agak memudar seiring dengan kena cipratan air sabun, pembersih dll
🚽 Bagian bawah gampang bergeser dengan dudukan toilet dewasa, karena tidak ada karet
🚽 Proporsinya pendek sehingga gampang bergeser ke depan belakang dan juga gampang mengeluarkan bau Pup yg sudah jatuh ke dalam kloset, karena adanya celah.



Portable Potty Seat Shopee vs Puku
Cara mengajari anak Pup/Buang Air Besar/Berak di Toilet
🚽 Kenali tanda-tanda anak mau Pup yaitu agak muka tegang, tidak berkedip, seperti mau mengejan/sakit perut, dan kentut (ini plg penting)
🚽 Bawa ke toilet, lepas pampers pas mau duduk (kadang-kadang pampers sudah ada sedikit Pupnya)
🚽 Pegang bayi dari depan, orang tua posisi jongkok di depannya
🚽 Orang tua keluarkan suara mengejan, untuk membantu bayi mau mengeluarkan Pupnya "Mmmm hhh...!" selayakkan suara yg lagi susah keluar Pupnya. Ini jangan capek, jangan ketawa, serius dan konsentrasi ya. Biar bayi mau ikutin.
🚽 Tunggu Pupnya keluar semua (kadang kalau orang tua tidak sabar, kadang ada pup susulan di pampersnya nanti) *inilah gunanya dudukan toilet yg nyaman.
🚽 Cuci pantat bayi dengan cara, orang tua berdiri, posisi bayi juga peluk pinggang/paha orang tua.
🚽 Badan dan kepala orang tua bungkuk  ke arah kiri/kanan bayi buat cebok pakai sabun pantat bayi dari arah belakang.

* dudukan toilet bayi, baby toilet, belajar buang air besar, bab, berak, pup, tai bayi, sambungan toilet bayi, rekomendasi cara dudukan buang air bayi, mengajari anak berak di toilet, potty seat yang bagus untuk bayi, trainning toilet yang bagus, rekomendasi, recomended


Kumpulan Tata Krama dalam Kehidupan Sehari-hari



Berkomunikasi
- Membiasakan mengucapkan kata akhiran dalam setiap percakapan kepada org lain menurut tingkat usia/nama panggilan, "Bagaimana, Kak?" "Boleh, Dek" "Iya deh, Ma" "Mungkin saja, Maria"
- Ketika ditanya, jangan hanya mengangguk saja ketika memberikan jawaban, katakan "Iya, Kak".
- Ketika selesai menggunakan barang orang lain, ucapkan "Makasih, Tante" dan menunjukkan barang yg telah disimpan di letakkan dimana.
- Ketika hendak keluar rumah, biasakan untuk pamit kepada org di dlm rumah, "Mau belanja dulu, Om" "Keluar dulu ada urusan, Ma" 
- Ketika meninggalkan orang lain yg sedang sibuk, pamit "Maaf tidak ikut membantu, mau istirahat duluan karena sakit"

- Jangan bersikap sok tahu ketika menanggapi pendapat, apalagi untuk sesuatu yg kita tidak tahu pasti.
- Berani katakan tidak tahu jika memang jawabannya kurang pasti, drpd "sok tahu" malah akan terlihat tidak berpendidikan
- Jangan membiasakan memotong pembicaraan orang lain ketika orang lain sedang semangat menyampaikan pendapatnya.

Bertamu
- Ucapkan kata sambutan ketika masuk ke dalam rumah orang lain, "Selamat siang, Tante!" "Bagaimana kabar, Om?" dan mengajak bersalaman
- Berusaha berbasa-basi membantu pekerjaan dapur, jika berkunjung ke rumah keluarga yg dekat saat sedang dengan disuguhi makanan (berbeda jika bertamu ke rumah teman atau sekedar tetangga)

Orang Baru
- Saat dikenalkan dengan orang baru, "katakan nama dan tersenyum membuka diri" ketika pulang, pamit dengan kata perpisahan "Jalan dulu ya, Tante" pada org yg baru diajak berkenal

Sampah
- Tidak membuang sampah di sembarangan tempat, tapi di tempat sampah yg disediakan (lebih baik dikantongi dulu atau disimpan dalam tas jika belum menemukan tempat sampah)
- Tidak membuang sampah dr mobil ke jalan raya, atau di pinggir jalan, tp di tempat sampah yg disediakan
- Tidak memotong kuku/meludah/membersihkan gigi/telinga di depan orang banyak/sembarang tempat

tags: sopan santun, kesopanan, anak muda, etika, pelajar, menantu, anak didik, etiket, pelajar, sering dijumpai, kebiasaan, dipelajari



Valerie 9 Bulan

Judul Valerie 9 Bulan menandai perdanaku dalam memposting diary, yg sebelum-belumnya isi artikelku di blog ini tentang pengetahuan-pengetahuan umum.
Kenapa tiba-tiba jadi antimaintream sih? Padahal sudah bukan jamannya bikin diary/blogger Alasannya:
1. Aku pengen pindahin foto-foto dari IGku @vellyvalerieorion/@bungadaily. Biar ga kebanyakan sosial media. Karena aku juga punya buanyaak instagram lain, yaitu instagram pribadi, jualan dan passionku. 
2. Foto-foto dari IG tersebut memang lebih cocok di pindahkan ke blog, krn dikumpulkan dari setiap kegiatan/waktu/liburan yg diposting melewati tahun, bukan update terbaru saat itu. Selain itu ada beberapa tips-tips dalam menghadapi masa-masa tersebut, jadi ya memang paling cocok dituangkan/dipindahkan ke blog.
3. Foto tersebut berisi kenangan untuk Valerie, akan lebih mudah suatu saat membuka lewat blog ketimbang Instagram.

Kayanya jelas dan masuk akal ya.

Baik, kembali ke judul, 9 Bulan Valerie berlangsung dari tanggal 25/06/2018 - 25/07/2018. Saat itu menurutku masih bagian masa-masa tersulit Valerie, karena dengan status sebagai ibu baru, dimana aku tidak tinggal dengan Oma-oma Valerie, jadi tidak ada pengalaman yg bisa aku praktekkan ke anakku. Jadilah aku menghire seorang Baby Sitter Profesional yang gajinya sebulan sama dengan lulusan S1, hiks. Aku mempekerjakannya selama 4 bulan sesuai dengan masa kontrak, aku tidak meneruskan karena tidak terlalu merasakan manfaat yg besar sebanding dengan gajinya.

Yang aku beri kesimpulan, seberat apapun anak ditangani (setiap anak pasti memiliki kesulitan berbeda-beda) tapi yang paling penting dimiliki oleh seorang baby sitter jika memang profesional adalah:
1. Jangan sedikit-dikit mengeluh dari kesulitan anak yg diasuh. Sehebat apapun pengalaman baby sitter tidak akan kalah hebat dari ibunya sendiri yg tau dengan sangat dalam apa yg diinginkan anaknya.
2. Tidak ada hasil pasti dari experimen-experimen yg kita dapatkan pada anak. Misalkan anak saat ini suka A, maka minggu depan, bulan depan akan berbeda lagi. Tidak boleh terlalu cepat bangga diri. Karena persoalan anak tidak akan pernah berhenti. Tidak boleh jenuh untuk mencoba dan mencoba apa yg membuat anak nyaman.

Menjaga anak sebelum bisa jalan memang masa-masa terberat buatku. Apalagi Velly tipe anak yg selalu minta gendong sebelum dan sedang tidur. Itu alasan nomor satuku menghire baby sitter karena bisa mati berdiri aku kalau setiap malam menggendong. Tapi Baby sitter biasa saja pun bisa menutupi kekuranganku. Kuncinya adalah kepribadian baby sitter, itu yang terpenting. 

Pertimbangan-pertimbangan yg dimiliki apakah akan menghire baby sitter pemula, biasa atau profesional adalah:
1. Profesional, lebih cocok dipakai di umur anak yg baru lahir, karena dia akan tahu cara membersihkan perlengkapan dengan benar. Tahu merk-merk bagus untuk peralatan-peralatan bayi. Dimana tempat-tempat menjual barang-barang bayi yg sulit didapatkan, menjaga anak dengan sangat hati-hati, dll.
2. Biasa, lebih cocok dipakai di umur anak yg memiliki kesulitan-kesulitan tertentu, misalnya anak malas makan, anak minta di gendong terus dll. Kesulitan tersebut hanya bisa dipecahkan dengan kerja keras bukan pengalaman, jadi baby sitter biasa lebih cocok.
3. Pemula, ini yg baru pertama kali jadi baby sitter. Mempelajari karakter/kebiasaan/kesulitan anak sangat cepat, apalagi jika di dampingi oleh ibunya, bisa dipelajari hanya 2 hari - 1 minggu. Jadi tetap yg paling dibutuhkan adalah apakah baby sitternya pekerja keras.
*pertimbangan di atas berdasarkan ibu tetap mendapingi anak. Bukan ibu bekerja yg menyerahkan penuh anak ke baby sitter, krn alasannya pasti berbeda lagi.
*klik foto untuk memperbesar


Persiapan Ibu Melahirkan ke Rumah Sakit

KET:
* arti bintang, perlengkapan untuk di rumah sakit
tanpa bintang, perlengkapan di rumah
perlengkapan ibu melahirkan:
- BAJU KANCING CELANA PANJANG (5) *RS agar merasa nyaman dan gampang menyusui
- KAOS KAKI (3) *RS jaga2 jika kedinginan
- BH MENYUSUI (3) *RS
- KAIN JARIK (3) *RS untuk jaga2 membungkus, menutup, melap dll
- SELIMUT (1) *RS karena selimut rs tipis dengan suhu ac kamar biasanya dingin apalagi dalam kondisi habis melahirkan
- HANDUK IBU (1) *RS
- PEMBALUT NIFAS (1) *RS
- BREAST PAD (1) *RS
- KORSET (2) *RS
perlengkapan asi:
- POMPA ASI LISTRIK (1) *RS karena sebisa mungkin asi sudah keluar setelah melahirkan
- DOT ASI (2) *RS tempat menampung asi jika adek belum bisa direct
- BIO OIL (1) *RS untuk memijat/merangsng payudara agar keluar asi
- KOMPRES AIR PANAS (1) *RS untuk merangsang payudara agak keluar asi
- BOTOL SENDOK MPASI (1) *RS jaga2 jika adek belum bisa direct
perlengkapan tamu:
- KASUR POMPA + POMPA KASUR LISTRIK (1) *RS untuk keluarga/kerabat yg menemani
- KAMERA *RS untuk dokumentasi
- HAND SANITIZER (1)
perlengkapan bayi (0-1 tahun):
- POPOK KAIN/LOYOR (12) *RS
- KAIN BEDONG (12) *RS
- KAIN ALAS OMPOL (6) *RS
- PARLAK MANDI (1)
- PARLAK TIDUR (1) dari karet agar tidak panas
- SARUNG TANGAN & KAKI (6) *RS
- SET BAJU PULANG/BAJU JALAN *RS
- SELIMUT PULANG *RS
- BAJU LENGAN PANJANG KANCING (6) *RS
- CELANA PANJANG (6)
- BAJU LENGAN PENDEK KANCING (6) *RS
perlengkapan mainan:
- MAINAN MUSIK GANTUNG BONEKA (1)
- MAINAN SEGITIGA PUKUL GEMERINCING (1)
perlengkapan mandi:
- BAK MANDI (1)
- ALAS TIDUR DI ATAS BAK MANDI (1)
- HANDUK LEMBUT (3)
- WASHLAP (3)
- SHAMPOO (1)
- BABY BATH (1)
perlengkapan perawatan:
- MINYAK TELON (1)
- FACIAL CREAM (1)
- BABY BODY CREAM (1)
- CREAM RUAM SUSU & POPOK (1) jaga2, seperti sudo cream, papaw lucas, betason-n
- KAPAS BULAT + TOPLES BENING KACA (1+1)
- COTTON BUD (1)
- TISSUE KERING
- GUNTING KUKU (1)
- SISIR (1)
- THERMOMETER DIGITAL (1)
perlengkapan pusar:
- KASA STERIL (1)
- ALKOHOL (1)
- BETADINE (1)
perlengkapan tidur:
- GENDONGAN JARIK/GENDONGAN KAOS DSBNYA (1)
- SET BANTAL GULING (1) *RS
- BANTAL MENYUSUI/SOFA BAYI (1)
- KELAMBU PAYUNG (1)
perlengkapan wadah:
- SIKAT BOTOL ASI + SABUN CUCI BOTOL (1+1)
- STERILIZER & WARMER (1+1)
- SABUN CUCI BAJU KHUSUS BAYI (1)
- KERANJANG BAJU KOTOR, K. BOTOL ASI, K. PERLENGKAPAN MANDI  (1+1+1)
tag: peralatan, kebutuhan, perlengkapan, alat, yang dibawa bayi baru lahir, new born di, ke rumah sakit, barang yang dibawa ke rumah sakit saat melahirkan

Review Botol Susu Newborn - Toddler

Catatan: Review ini saya buat dengan kondisi botol di cuci menggunakan sikat botol bayi dan sponge. Jadi saya tidak akan menilai susah tidaknya botol dicuci karena sangat berbeda penilaian jika botol dicuci manual menggunakan sponge saja dan dibantu dengan sikat.

Berikut perbandingan botol-botol susu yg saya gunakan:

1. Avent Natural (Botol pertama Valerie)
*gambar tercantum dibawah
Kelebihan:
- Besar dan lebarnya pas
- Kuat
- Walaupun putingnya kurang lembut tp malah bayi saya malah mau mengisap.

Kekurangan:
- Minumnya selalu sisa karena sisa susu terakhir ada tertinggal di bagian ring. Design di bagian ring dibuat berlekuk masuk.
- Karena tidak bisa dipencet jadi susu terakhir juga selalu tertinggal di bagian puting.
- Bayi harus minum dalam keadaan terlentang, karena air susu mengalir terhalang oleh lekuk ring tadi.
- Agak susah membuka tutup apalagi jika tangan licin. Harus memakai 2 tangan.

2. Como Tomo Silicone
Kelebihan:
- Bisa dipencet, jadi susu paling terakhirpun habis.
- Tidak ada bagian lekukan, jadi semua susu habis tak tersisa.
- Botolnya bagus menjaga suhu. Saat panas dari sterilizer botolnya masih bisa di pegang. Dan dalam waktu yang cukup lama, susu di dalam botol masih bisa tetap hangat.
- Lubang putingnya bagus, jadi susu gampang jatuh menetes di dalam mulut.
- Bagian ring/screw cap, ada penyangga. Memudahkan menyangga jari saat memberi susu, dan membuka botol.

Kekurangan:
- Tutupnya ada lobang pada bagian puncak, jadi kadang untuk membuang susu percobaan di tutup botol yg dibalik, malah susu bocor ke meja karena adanya lubang (Saat saya memberi susu selalu dipastikan untuk dipencet).
- Jika dibawa travelling dalam keadaan ada air susunya di dalam botol, jika botol terbalik, bisa bocor karena tutup yang memiliki lobang tadi.
- Nipple/putingnya tipis jadi terlalu lembut. Sehingga agak susah memasukkan ke dalam mulut bayi yg tertutup. Kecenderungan juga bayi suka mengigit-gigit karena lembutnya.
- Tulisan ukuran cc agak susah dilihat pada malam hari, karena tulisan berada pada bagian silikon yg kabur.
- Bayi harus minum dalam keadaan terlentang karena putingnya besar
- Susah diberdirikan di kasur karena alasnya kecil, dan modelnya bulat gemuk/suka menggelinding.
* Review ini saya buat saat bayi saya masih berumur 1 bulan 2 minggu.
Botol Avent Natural, Botol Como Tomo Silicone

3. Ninio Silicone 120ml
Kelebihan:
- Besar botolnya pas/kecil dan ramping, mudah dibawa kemana-mana
- Putingnya gampang dimasukkan ke dalam mulut bayi, meskipun dalam keadaan tidur miring karena putingnya kecil dan agak keras
- Bayi bisa mengisap susunya meskipun dalam keadaan miring, karena air susu gampang mengalir dari botol ke puting karena ukuran yg ramping
- Bisa di pencet jika bayi dalam keadaan tumbuh gigi sehingga mengurangi gerakan sakit gusi dalam mengisap
- Karena ukurannya ramping sehingga jarak takaran cc agak berjauhan memudahkan dalam pengukuran jumlah air
- Gampang diberdirikan di kasur karena model botol bawahnya datar

Kekurangan:
- Karena ukuran ramping, bagian leher agak kecil sehingga agak susah memasukkan susu bubuk
- Botol sedikit berbau
- Silikon lebih tipis dari comotomo (alasan ini tidak ada dampak langsung pada penanganan bayi saat minum susu)
- Tidak ada lubang angin yg mengontrol secara otomatis udara masuk dan keluar sehingga sehabis minum biasanya penyok jadi harus dipancing dengan menekan puting agar udara bisa masuk ke dalam dot.
- Merek Ninio ini jarang dijual, saya kebetulan dapatnya barangnya di Carrefour  karena kelupaan bawa botol susu Valerie saat jalan-jalan ke Mall
* Review ini saya buat setelah bayi saya sudah berumur 1 tahun.

Botol Ninio Silicone

Setelah mencoba beberapa jenis botol susu, saya juga mencoba MAM Anticolic, Pigeon Wide Neck, namun Velly tidak minum terlalu banyak karena mungkin bukan silikon. Kesimpulannya ternyata Velly membutuhkan botol susu model silikon. Sehingga saya akhirnya mencari jenis botol susu silikon. Berikut review saya selanjutnya tentang botol silikon:
* Review ini saya buat saat Velly berumur 1 setengah tahun

Botol Mam Anticolic
Botol Pigeon Wide Neck

4. Claire's Silicone Bottle
Kelebihan:
- Modelnya kokoh/silikonnya tebal
- Pantatnya datar jadi berdiri di kasur tetap tegak
- Nipplenya sama dengan Nipple Pigeon Peristaltic jadi mudah untuk diganti/didapatkan
- Bisa diminum oleh bayi dalam keadaan tidur miring, karena model botol ramping dan nipple ramping tebal

Kekurangan:
- Jarang dijual/didapatkan di toko-toko bayi *untung pas beli langsung beli 2
- Bersihin agar ribet, bagian body memiliki 2 komponen *membersihkan harus pakai sikat botol
- Nipple bukan anticolic tapi jika dipakai oleh usia toddle sudah tidak terlalu pengaruh.

5. Nuby Comfort Silicone (Favorit)
Kelebihan:
- Nipple paling suka dari semua model nipple, karena bagian ujung nipple bulat besar, tapi bagian tengahnya kecil (model jam pasir), keuntungannya bayi yg minum akan terasa nyaman dan lama di dalam mulut
- Paling suka dari semua tutup botol/hood yaitu model hood mengikuti model nipple jadi sangat mudah dibawa2 diselip di dalam tas. Dan cara bukanya tidak ditarik seperti model susu lain (menggunakan 2 tangan, satu pegang body, 1 tangan pegang tutup untuk ditarik) tapi bisa menggunakan 1 tangan saja, dengan cara tutup dicongkel dengan jari sudah terbuka. Sangat terasa/bermanfaat jika buka tutup susu sambil gendong anak.
- Nipple anticolic karena ada lubang udara.
- Screw Capnya sudah jadi satu dengan pegangannya jadi mencucinya mudah (tidak banyak komponen) *Saya beli cap pegangan, dengan tujuan agar nanti dipakai lama/sampai Velly bisa minum sendiri.
- Body botol tebal
- Bayi bisa minum dalam keadaan miring.

Kekurangan:
- Body seperti comotomo, bulat gemuk, bawa kecil jadi suka menggelinding di kasur (untung beli yg ada pegangan jadi peganganya bisa menahan jika tergelinding).
- Nipplenya banyak lekukan jadi sulit dibersihkan dengan sikat.

Botol Claire's Silicone & Botol Nuby Comfort Silicone

Saat ini usia Velly sudah 3.5 tahun, sehingga saya membutuhkan botol dot yang memudahkan saya bangun di malam hari dalam mencampur bubuk dan air. Saya searching2 di goggle ketemu beberapa merek Dispenser Bottle:
1. PopYum Anticolic Wide Neck
2. Dr. Green Newborn Insulation
3. Mixie Baby Bottle
4. Bbox Bottle Dispenser


tags: semua botol susu dari silicon/silikon, comotomo vs nuby, perbandingan comotomo dengan botol susu lain, como tomo vs mam, pigeon vs mam, mam vs avent